Selasa, 30 Agustus 2011

Everyday is Good day

Its already Eid Mubarak day for some people thought i havent celebrate it but let say : HAPPY EID MUBARAK GUYS, WISH WE WILL BECOME A BETTER PERSON ON THIS HOLY DAY :)

actually thinking of eid mubarak means 2 days more is september, you know what.. it's first 3 months of last year studying. I mean, i really want to graduate soon just because this f-ing stuff homework quizzes and even more. But at the same time i really want the time to stop. It just i really love my class yeah and i'm gonna miss it. It is so different now, i'm always having a goodtime in school now. Having fun with lutpi hana albet momo neni. Having a great conv. with ela tara eka fatan. Having happiness from making fun of cindy and val and tania. Having a smile from hearing jokes from sarah, fifi, bena, temid.

Well they really make my day everyday :) thx. I hope this will last veryyyyyyy looong

Kamis, 25 Agustus 2011

It's been awhilee yeaah

Yes It has been awhile since i last posting. Kind of missing the moment i always stay to this blog. Dont know why but i'm very lazy with any social network like twitter fb google plus or even the new one heelloo (i dont know how to write it) it seems there nothing interesting with them anymore.

It has been awhile and i already turned to 17. Still young but is having so much burden on this age. Thinking of college, college and college. Right now i just want the time to stop and i spend my time with my friends so i can stop thinking that for a moment. Oh God I mean it...

Jumat, 04 Maret 2011

HAPPY BIRTHDAY OLLA!

HAPPY BIRTHDAY LARETNA PRANADIAN RAHAJENG ! HAPPY SEVENTEEN!

ALL THE BEST AND GOD'S BLESSING ALWAYS WITH YOU o:)










*maaf tdk menarik krn dr hp haha

Jumat, 25 Februari 2011

What to do next

"Re-Start?"
Looks like. Cause it is
A promising choice i have than "ENDURE"

Sabtu, 22 Januari 2011

Well

I'm NOT Dead but i'm rehabilitating
on my own way, on my own perspective

Selasa, 07 Desember 2010

Let's reunite

It's already broken into pieces.

Everyone is full with hatred and love
If One doesnt care with others, others will follow
Ignoring each other and Suddenly Be Quiet one another.
Loving like a dove-bird and leaving your friend behind and your precious-time
Forgetting who's much been care to you before
Talking about people's bad too MUCH
"If you don't agree me, go to hell" and "Mind your business, dont mind mine" statement is exist 
We're wrong because we WERE a team.

We missed our predicate as a "most-unified-class"

If Only we could make us into piece anymore.
I feel Grateful.

Let's Reunite

Once More

Kamis, 25 November 2010

Nasionalisme

Rabu kemarin baru aja belajar tentang nasionalisme "Cinta Kepada Negara Sendiri"

Yah jujur saya baru cinta negara saya akhir-akhir ini saja. Masalah yang timbul dimana-mana malah ngebuat saya prihatin dan jadi pengen ngerubah sesuatu yang ada di negara ini. Sekilas kepikiran waktu lagi di WC tentang gimana Indonesia 20 tahun lagi? dan tiba-tiba terlintas pikiran tentang pendidikannya. Jelas aja pendidikan sekarang nggak 'terasa' apa-apa walaupun udah ganti menteri.

Kalo misalnya aja suara siswa-siswi Indonesia didengarkan dan dipikirkan mungkin akan sedikit mengubah sistem pendidikan Indonesia yang usang ini. Lihat saja untuk pendidikan SMA nya dimana siswa dihantam habis-habisan di kelas X untuk belajar kurang lebih 15-20 mata pelajaran per minggu nya dengan waktu sekolah yang hampir menghabiskan setengah hidup siswa hanya untuk bersekolah. IPA dan IPS, 2 titel ini yang lagi heboh diperbicarakan pas kelas X.

2010. Setiap Orang masih beranggapan IPA-lebih-baik dibandingkan IPS. Bisa dilihat betapa diskriminatifnya Indonesia dengan stigma ini yang jelas-jelas membuat secara tidak langsung menge-cap IPS itu 'bodoh'. Entahlah, padahal Indonesia ini yang 'bodoh'. Bahkan Swasta juga masih dipandang di sebelah mata. Tetangga depan saya *maaf* dengan bangga pamer anaknya masuk negeri kepada saya yang bersekolah di swasta.

Jujur tahun-tahun mau penjurusan saya selalu ribut mulut dengan mama saya tentang IPS dan IPA. Saya lebih memilih IPS ketimbang mama saya yang ingin saya masuk IPA, saya cinta ekonomi, akuntansi, sosiologi dan geografi (saya benci sejarah). Bukannya sombong, tetapi di kelas saya dulu katanya ekonomi itu susah banget apalagi yang ngajarnya, karena saya cinta sama ekonomi bagi saya siapapun gurunya ataupun materinya saya tetap menikmatinya, dan alhasil nilai ekonomi saya cukup memuaskan, mungkin karena saya cinta ekonomi.

Yah kenyataannya saya harus bertunangan dengan Fisika, Kimia, Matematika dan Biologi untuk beberapa tahun kedepan. Yasudahlah...


Sedikit ide yang saya dapatkan waktu saya lagi di WC :
*mikir untuk sma nih

  • Untuk jam sekolah paling lama jam 2 atau boleh kurang tetap diatas jam 1, Berlangsung Senin-Jumat dan pulang sekolah tidak boleh ada les tambahan dari guru hanya boleh ada ekskul.
  • Pembagian kelas tidak dimulai dengan kelas X tetapi dengan sistem sebutan "Semester" jadi ada 6 semester dalam 1 SMA, mungkin untuk kelas lebih dari 1 bisa dipakai huruf(a,b,c, dst) untuk membedakan kelas yang satu dengan yang lain.
  • Semester 1 dilarang adanya kelas unggulan/khusus/dsb dan hanya diperbolehkan di Semester 2 agar dapat dilihat perkembangan siswa dulu.
  • Kemudian Semester 3 adalah pembagian jurusan, ada 2 jurusan kategori besar yaitu IPA dan IPS namun dibagi dalam beberapa sub sehingga bisa memfokuskan untuk perkuliahan. 
  • Pembagian IPA : Bio-Kimia (Pemfokusan bagi yang ingin menjadi dokter misalnya), Fisika-Matematika (Pemfokusan bagi yang ingin teknik misalnya) dan jurusan lainnya (saya tidak tahu banyak tentang kuliah). 
  • Pembagian IPS : Geografi-Matematika, Ekonomi-Akuntansi dan jurusan lainnya (Ya, saya malas untuk mencari tahu kuliah)
  • Ketentuannya setiap IPA dan IPS memiliki matematika-dasar, berbagai pelajaran pendukung keahlian (Elektro, Bahasa asing, Komputer, dll)
  • Sistem UN/kelulusan diganti dengan Ujian Regional (Bisa dispesifikkan hingga batas kota) 

Sedikit berlebihan tetapi setidaknya tidak membuat siswa terlalu stress dengan pelajaran sekolah yang banyak . Yah namanya juga angan-angan untuk negara, mana tau bakal terjadi 20-30 tahun kedepan, mungkin saja. Saya (mungkin Siswa Indonesia) muak dengan sistem pemerintahan yang lagaknya tiap tahun UN selalu lancar 'tanpa' adanya bocoran, sengaja menyusahkan siswa tanpa tahu aplikasi ilmu itu apa. Kita cuman berkutat pada sistem "NILAI" yang cuman terdiri tidak lebih dari 3 digit yang begitu disembah orang banyak.


Pathetic